kisah dibalik judul

Saya bukan orang yang jago menulis judul. Bahkan, setiap kali mikirin judul, energi saya bisa terkuras habis untuk mencari ide. Saya bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk googling, menemukan judul yang kira-kira tepat untuk buku saya. 

Waktu mau nulis buku Eurotrip Safe & Fun ke penerbit, saya juga sekalian mengajukan 2 (dua) pilihan judul, yaitu Lost in Europe dan Eurotrip. Kedua judul itu saya anggap mewakili kisah perjalanan solo alias sendirian keliling Eropa

1. Lost in Europe -> terkesan shocking, bikin penasaran, mungkin dikira emang 15 hari tersesat beneran..padahal dlm dunia backpacking 'get lost' tidak berarti tersesat tapi justru kita menemukan banyak hal menarik dengan 'get lost' itu.

2. Eurotrip - safe & fun -> lebih datar daripada Lost in Europe, tapi mudah ditangkap maknanya oleh pembeli/pembaca.

Biar lebih mantep, kedua alteranatif judul itu langsung diaplikasikan dalam rancang grafis sampul buku. Bukan karena kebetulan saya punya perusahaan dibidang desain grafis, tapi juga untuk memastikan apakah judul tersebut jadi eye-catching ketika di-lay-out. 

usulan judul 1: Lost in Europe [juni 2010]
Usulan judul 2: Eurotrip Safe & Fun [juni 2010]
Revisi disain cover setelah usulan judul dipilih penerbit [agustus 2010]
Dari kedua judul yang saya ajukan ke penerbit, rupanya judul ke dua yaitu Eurotrip Safe & Fun yang dipilih. Ada untungnya juga judul tersebut dipilih, karena akan memberi saya peluang untuk menulis trip-trip yang lain alias bikin Matatita Trip Series.

Sekuel dari buku Eurotrip, UKTRIP Smart & Fun [januari 2011]

Kenapa yang Eurotrip pake Safe & Fun sementara yang UKTRIP pake Smart & Fun? Editor buku saya juga sempet nanyain, bahkan sempat dikira saya salah tulis. Padahal enggak, itu memang sengaja saya bedain antara Safe dan Smart.

Kata "Safe" saya gunakan di Eurotrip karena pada saat itu saya melakukan perjalanan seorang diri. Bener-bener sendirian, gak nyari kenalan di jalan. Saya menikmati perjalanan solo ini dengan fun, pulang-pulang juga tetep aman. Makanya kemudian saya gunakan Safe & Fun.

Sementara itu saat melakukan pejralanan ke UK, saya lebih menekankan "smart" atau kejelian. Perjalanan ke UK saya lakukan dengan dadakan atas ajakan teman. Dengan berbekal kejelian, waktu yang singkat untuk mengurus visa dan segala macam tiket perjalanan maupun akomodasi yang harus di-booking online tidak mendapat kendala. Selain itu, berbekal kejelian pula, saya bisa menikmati London for free walking tour. Smart dong namanya kalo bisa jalan-jalan di negeri yang kurs-nya muhaall tapi kita bisa hemat.

jadi..selanjutnya apakah saya akan menggunakan kata "trip" di belakang negara yang saya kupas? Tunggu yyaaa...cari wangsit dulu..! Hehe...


Comments

  1. Kapan maen Korea Selatan mbak? pingin tau banyak nih..

    ReplyDelete

Post a Comment