semalam di bontang


tanpa direncana akhirnya saya "nyasar" ke bontang (kaltim) dan ketemu imas. perjalanan saya ke bontang memang mendadak. dari jogja, niatnya cuma ke balikpapan dan samarinda. setelah gaweyan di dua kota itu kelar, relasi saya menginformasikan bahwa ada pekerjaan yang bisa diberesi di bontang. mumpung udah sampe samarinda, kenapa nggak sekalian melanjutkan perjalanan? toh samarinda - bontang cuma 2 jam jalan darat.

begitu check-in di hotel bintang sintuk bontang, yang letaknya di kompleks lapangan golf pt pupuk kaltim, barulah saya berniat menghubungi mas puguh, pengin nanyain nomor hp-nya imas. lha dalah, baru mau pencet key-pad udah ada sms masuk...dari imas..!!! yaa..keduluan deh....

dan jadilah kami kopdaran di sore hari setelah urusan gaweyan beres. diajaknya saya ke kampung nelayan di daerah bontang - kuala yang cantik. perkampungan nelayan ini dibangun di atas laut dengan jalan terbuat dari kayu ulin yang hanya bisa dilintasi sepeda motor. lalu nun di ujung sana, mungkin sekitar 500 meter dari jalan raya, warung-warung ikan berjejer.sementara di bawahnya, perahu kecil nelayan berseliweran.

ketika matahari mulai terbenanm dan senja tiba, warung-warung itu menyalakan lampu aneka warna. cantik sekali. bikin saya diam-diam berharap bisa kembali menyinggahi tempat ini. mata saya sempat menangkap ada losmen kecil berdinding kayu di bontang kuala. kalau nggak salah namanya hotel shanty. sepertinya, losmen ini jauh lebih asyik ketimbang hotel di tengah lapangan golf yang saya tinggali selama di bontang: jauh dari "peradaban"!

hotel yang menurut saya jauh dari "peradaban" itu adalah hotel terbagus di bontang. tarifnya terlalu mahal untuk orang yang sudah biasa hidup di jogja dengan fasilitas di dalamnya tergolong standard. tapi view-nya cukup cantik karena berada persis di kawasan lapangan golf milik pt pupuk kaltim. dari jendela kaca coffee-shop, terbentang hamparan rumput hijau yang tiap pagi rajin "dicukur". (pagi hari saya nyempetin jalan menyusuri lapangan golf itu. seumur2 juga baru kali ini bisa nyasar sampe lapangan golf). juga banyak pepohonan tinggi yang berjejer melatari pabrik pupuk dan laut. selain lapangan golf, tersedia pula kolam renang dan lapangan tennis. fasilitas ini bukan disediakan khusus untuk tamu hotel loh, tapi merupakan sarana olahraga yang disediakan pt pupuk kaltim untuk karyawannya.

kalau menuruti kata hati, saya merasa nggak nyaman menginap di situ, karena jauh dari akses jalan raya dan itu berarti jauh dari angkot. padahal, kalau lagi "berdinas" begini, saya paling demen menyusuri kota dengan naik angkot. tapi dari bintang sintuk ini, untuk mencari angkot saya musti berjalan ratusan meter keluar dari kawasan hijau dan asri itu. olala...untung ada imas yang nyamperin saya pake motor buat jalan-jalan sore. hehe..thanks ya jeng...! (dan sori, paginya nggak sempet nemuin padahal saya ke kantor imas dan menemui salah satu direkturnya. hihiii...!)

Comments

  1. benernya aq pengen banget ke bontang tapi belum kesampean... salam kenal mbak... tulisannya bagus baget khas wartawan... qtunggu juga di blog-ku yaaa karna pengen dapet komentar dari mbak...

    ReplyDelete

Post a Comment