escape from jogja

Kadang-kadang, saya pengin menikmati liburan akhir tahun atau long weekend holiday di rumah saja. Berleha-leha, memberesi pondok mungil kami yang berantakan, atau sekedar mengutak-atik sesuatu. Pokoknya segala aktifitas yang nggak pakai terpaksa lah. Tapi begitu membayangkan bahwa saat liburan seperti ini Jogja bakal diserbu wisatawan, termasuk kerabat dan kenalan, yang itu berarti waktu luang bersantai saya terancam terganggu, rasanya saya jadi pengin melarikan diri.

Jadilah saya dan suami disibukkan dengan rencana melarikan diri dari Jogja. Ngakunya sih buat jalan-jalan atawa rekreasi, tapi alasan sebenarnya karena nggak pengin jadi tuan rumah yang kerepotan di saat semua orang menikmati liburan. Haha....

Akhir tahun ini kami berencana mengeksplor daerah Utara. Nggak jauh-jauh kok, cuma ke Semarang, Demak, Kudus, Rembang, Jepara, lalu singgah di Bleduk Kuwu (Grobogan). Liburan hemat (karena harga BBM sudah turun lagi) tapi tetap sarat dengan tempat-tempat historis pesisir Utara Jawa.

Agenda utama kami adalah menyusuri jejak para wali: Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, dan Sunan Bonang. Sejak membaca seri biografi Sembilan Wali & Siti Jenar karya Seno gumira Ajidarma kami memang bermimpi suatu hari nanti bisa menyusuri daerah Pantura Jawa. Bukan untuk berziarah apalagi lelaku, tapi meniru Seno yang mengabadikannya dalam gambar.

Hhmm..., it will be a nice trip!

Comments