ponsel yang bikin gumun



Terhitung sepekan setelah ponsel saya (dua biji!) klelep di Kuta saat Baby Bindi keterjang ombak, saya baru membeli ponsel baru. Penginnya sih, beli iPhone biar gaya. Tapi karena iPhone terasa kegedean dalam genggaman tangan saya, juga harganya yang masih sayang untuk sekedar berkomunikasi, saya pun bertahan untuk tidak berpaling. Tetap setia pada Sony Ericsson (semoga suatu hari GM Marketing soner Indonesia tahu dan mengangkat saya sebagai Ambassador..:D).

Ternyata, seri ponsel Soner sekarang beragam banget. Saya sampai kebingungan mencari seri penerus generasi Cyber-Shot. Jaman dulu seri Cyber-Shot ditandai dengan huruh K seperti K800i, K850, K770, dst. Lalu dua atau tiga tahun belakangan, berubah menjadi C, seperti C702, C901, C903, dst. Baik seri K maupun seri C sudah pernah saya miliki dan sejauh ini selalu bikin saya puas dengan kualitas gambarnya.

Saat ini seri C masih cukup banyak yang beredar di pasaran, meski itu stok lama. Ada C903, C901, dan C510. Saya sudah berniat membeli salah satu diantara C901 atau C510. Buat saya, ponsel yang gue banget adalah yang bisa snap & send dengan kualitas pics yang bisa dibilang bagus. Sepanjang pengamatan saya, Soner cyber-Shot tetap yang terbagus diantara segala jenis kampera ponsel lain. Kalaupun ada saingannya, itu adalah Motozine ZN5 dari Motorola yang bekerjasama dengan Kodak untuk kamera 5MP-nya. Kebetulan saya punya Mozine ZN5 yang dipake Edo.

Begitu sampai konter hp, iman saya digoyahkan oleh Soner Elm GreenHeart. Bodynya simple, pas di genggaman saya, keypad-nya empuk, dan fitur konektivitas-nya komplit: hsdpa, wi-fi. Sudah gitu ada Geo Tag-nya segala yang bisa mencatat jejak saya saat mengabadikan gambar. Kualitas lensanya, kurang tahu apakah juga sekeren seri Cyber-Shot atau standard. Tapi dengan 5MP kayaknya bisa mendekati ponsel Cyber-Shot andalan saya yang cuma 3,2 MP saja itu.

Setelah menimbang berbagai hal, termasuk harga, akhirnya saya pun memilih Elm.

Bismillah. Saya pun semalaman mulai disibukkan dengan perangkat baru itu. Mula-mula menginstal software PC Suite supaya phonebook back-up an yang ada di laptop bisa beralih ke Elm. Lumayan lama proses ini, sempet beberapa kali gagal karena software-nya tidak terinstal optimal. Oh ya, Elm tidak dilengkapi CD dan kabel data, sehingga saya memanfaatkan kabel data lama milik almarhum Cyber-Shot saya.

Tengah malam urusan syncronizing ini baru berhasil. Dilanjut dengan besok paginya, sambil menjalani ritual di atas kloset, saya mengutak-atik Elm. Dari mulai kirim MMS, e-mail, snap & send ke MP, juga ngeset FB. Saat ngeset FB tiba-tiba saya terkejut sendiri, ternyata profile pictures semua kontak saya pada nongol di layar ponsel saat ponsel dalam kondisi stand-by. Nggak cuma profile pictures-nya aja, tapi juga ada balon berisi statusnya. Dwoh....!

Saya gumun banget. Nggak nyangka bahwa teknologi Elm sudah sedemikian care-nya pada social networking seperti FB dan twitter. Yang bikin saya makin kaget lagi, saat login di FB via komputer, tau-tau ada status baru di FB saya yang bunyinya gini "used Facebook for Sony Ericsson on a J10i2 phone for the first time". Saya jadi makin gumun tak karuan...!

Saking gumun disertai bingung, akhirnya saya menonaktifkan koneksi FB via Soner itu. Hiks..mendingan login manual ajah!

(oh ya..ini contoh bidikan awal dengan Elm. Kualitas pics-nya sudah memadai buat sekedar snap & send kok).

image Elm dicomot dari sini

Comments