sulitnya menghapal jalan di phnom penh



Ketika berkunjung ke Pnomh Penh, saya sengaja memilih hotel di kawasan yang tidak padat turis, supaya bisa lebih menikmati aura negerinya Sihanouk. Hotel (lihat yang saya lingkari di peta itu) yang saya pilih jauh dari Riverside, kawasan turis-nya Phnom Penh. Boddhi Tree Del Gusto, hotel kami, terletak di kawasan pemukiman di tengah kota Phnom Penh. Meski di tengah kota, ternyata malah jauh lebih sepi ketimbang suasana di pinggir kali Tonle Sap.

Sebenarnya bukan soal rame dan tidaknya kawasan itu. Tapi, karena ketidakmampuan saya mengingat nama-nama jalan di Phnom Penh. Tepatnya, mengingat angka-angka jalan, bukan angka nomor rumah! Yap, nama-nama jalan di Phnom Penh adalah deretan angka. Dan mengingat angka jauh lebih sulit ketimbang mengingat kata-kata.

Di Phnom Penh, jalan-jalan itu ditulis seperti ini: street 95, street 271, street 484, dll. Kalau mau menulis alamat lengkap berikut nomor rumah, begini tulisannya: 45 Street 95. Itu berarti rumah di Jl. 95 No. 45. Nah lho, bingung nggak?

Celakanya, kadang jalan yang bersebelahan tidak selalu angkanya juga beruturan. Misalnya jalan 95 tempat hotel saya beralamat, yang ternyata diapit oleh dua jalan lain yaitu jalan 93 dan jalan 99. Tapi entah di mana jalan 94, 96, 97, dan 98 berada. Saya cari-cari di seputaran jalan itu kok nggak ketemu ya.

Hanya ada beberapa jalan yang memiliki nama, misalnya Sihanouk Boulevard yang semula street 274, Mao Tse Toung Blvd mulanya Street 245, Nehru Blvd (215), atau Monireth Blvd (271).

Konon, nama-nama maupun angka-angka jalan itu juga ikut berubah mengikuti suhu politik di negeri itu. Duh...

---

click image to enlarge

Comments